BYD Catat Lonjakan Penjualan di Luar Negeri pada 2025

BYD Catat Lonjakan Penjualan di Luar Negeri pada 2025

BYD catat lonjakan penjualan di luar negeri pada 2025 dengan angka yang sangat mengesankan. Produsen mobil listrik asal China ini sukses meningkatkan penetrasi pasar global berkat strategi ekspansi agresif, pembangunan pabrik di luar negeri, serta permintaan kendaraan listrik yang terus naik. Hasil ini menjadikan BYD sebagai salah satu pemain utama dalam industri otomotif dunia yang semakin beralih ke energi ramah lingkungan.

Baca Juga : Debut BYD Seal 06 DM-i Wagon di Munich Motor Show 2025

Pencapaian Penjualan Internasional BYD

Sejak 2022, performa penjualan internasional BYD terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, penjualan mobil listrik BYD di luar China mencapai 417.204 unit. Angka ini melonjak signifikan pada semester pertama 2025 dengan capaian 472.000 unit, dan diperkirakan mampu menembus 944.000 unit pada akhir tahun.

Jika target ini tercapai, BYD hampir menyamai angka 1 juta unit ekspor dalam satu tahun, sebuah pencapaian yang mengokohkan posisinya di pasar global.

Data Penjualan BYD Internasional

TahunPenjualan Luar NegeriKeterangan
2022~200.000 unitAwal ekspansi besar-besaran
2024417.204 unitLonjakan signifikan
2025 (H1)472.000 unitPotensi tembus 1 juta unit

Ekspansi Produksi Global

Untuk mendukung lonjakan permintaan, BYD tidak hanya mengandalkan ekspor dari China. Mereka juga mendirikan pabrik di luar negeri, seperti di Uzbekistan dan Thailand, serta sedang membangun fasilitas baru di Turki, Hungaria, dan Brasil.

Langkah ini bukan hanya strategi bisnis, tetapi juga cara untuk menghindari tarif impor tinggi di berbagai negara, khususnya di Eropa. Sebagai contoh, pada pertengahan 2025, BYD mengirimkan lebih dari 900 unit Dolphin buatan Thailand ke Jerman, Belgia, dan Inggris, yang berhasil lolos dari bea masuk tambahan Uni Eropa.

Persaingan dengan Produsen China Lain

BYD kini semakin kuat dalam bersaing dengan produsen otomotif China lain seperti SAIC dan Chery. Berbeda dengan pesaingnya, BYD memiliki keunggulan berupa teknologi Blade Battery yang terkenal aman, serta platform listrik e-Platform 3.0 yang mendukung efisiensi dan performa lebih baik.

Keunggulan teknologi ini menjadi faktor penting dalam memenangkan hati konsumen global, terutama di pasar Eropa yang sangat ketat dalam hal regulasi keselamatan.

Info Menarik: Profit Besar dari Eropa

Salah satu informasi menarik adalah tingginya margin keuntungan BYD di pasar internasional. Dilansir dari media otomotif, BYD bisa meraup laba sekitar USD 5.000 per unit yang dijual di Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa ekspor bukan sekadar menambah volume penjualan, tetapi juga meningkatkan profitabilitas perusahaan secara signifikan.

Kondisi Pasar Domestik dan Strategi Ekspor

Walau pasar domestik di China mulai menunjukkan perlambatan, BYD tetap mampu menjaga pertumbuhan global berkat strategi ekspor. Dalam tujuh bulan pertama 2025 saja, BYD mencatat penjualan global 2,45 juta unit, naik 26,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dengan pertumbuhan ini, ekspor jelas menjadi “penyelamat” sekaligus motor penggerak utama BYD di tengah fluktuasi pasar dalam negeri.

Pasar Indonesia Jadi Sorotan

Indonesia termasuk pasar yang mendapat perhatian serius. Sepanjang Januari–Juli 2025, BYD sudah menjual 22.600 unit mobil listrik (termasuk merek Denza) di Tanah Air. Kehadiran model baru seperti BYD Atto 1 diperkirakan semakin mendorong penjualan dalam beberapa bulan ke depan.

Hal ini juga sejalan dengan tren positif adopsi mobil listrik di Indonesia yang terus meningkat, baik karena dukungan regulasi maupun infrastruktur yang berkembang pesat.

Faktor yang Mendukung Lonjakan Penjualan BYD

  1. Ekspansi ke lebih dari 100 pasar internasional.
  2. Pabrik produksi di luar negeri untuk menghindari tarif impor.
  3. Diversifikasi model mobil listrik sesuai kebutuhan konsumen.
  4. Teknologi baterai dan platform unggulan.
  5. Permintaan tinggi di kawasan Eropa dan Asia Tenggara.

Baca Juga : Kenapa BYD Seagull Ganti Nama Jadi Atto 1?

Kesimpulan

Tidak dapat dipungkiri, BYD catat lonjakan penjualan di luar negeri pada 2025 berkat strategi global yang matang, inovasi teknologi, dan permintaan pasar yang terus meningkat. Dengan target ekspor mendekati 1 juta unit, BYD semakin menegaskan dirinya sebagai pemimpin pasar mobil listrik dunia.

Tertarik mengetahui lebih lanjut tentang mobil listrik BYD di Indonesia? Hubungi Sales BYD Cibubur sekarang dan dapatkan informasi lengkap mengenai produk, promo, serta penawaran terbaik khusus untuk Anda!

Similar Posts